JAKARTA, BERITAMONETER.COM – Meski dibuka menguat di level 8.946,700, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan saham, Kamis (08/1/2026) berakhir melemah 19,342 poin atau turun 0,22% ke 8.925,471, dari penutupan Rabu (07/1/2025) di posisi 8.944,813.
IHSG hari ini sempat naik ke level tertinggi harian hingga menembus rekor tertinggi baru 9.000, tepatnya di level 9.002,920 dan terendah di 8.918,405. Turunnya IHSG hari ini dipicu harga saham 370 emiten yang berakhir melemah. Sementara harga saham 302 emiten ditutup naik dan 138 saham emiten tidak mengalami perubahan harga pada Kamis (08/1/2026).
Emiten yang harga sahamnya ditutup turun pada Kamis ini, antara lain, TLKM turun 0,28% jadi Rp3.530 per saham. ASII turun 0,36% jadi Rp7.000, BBCA turun 1,23% jadi Rp8.050, AMMN turun 0,94% jadi Rp7.900, MBMA turun 5,97% jadi Rp630, dan ADMR turun 7,82% ke harga Rp1.710 per saham.
Sedangkan harga saham BKSL naik 1,39% jadi Rp146 per saham. GTSI naik 18,81% jadi Rp480, DADA naik 5% jadi Rp63, BRPT naik 1,31% jadi Rp3.090, KIJA naik 24,80% jadi Rp312, BBRI naik 0,27% jadi Rp3.710, BUMI naik 1,77% jadi Rp460, UNVR naik 0,77% jadi Rp2.620, dan RAJA naik 4,07% ke harga Rp7.675 per saham.
Total volume perdagangan saham di BEI Kamis (08/1/2026) mencapai 55,145 miliar lembar saham senilai Rp29,062 triliun dengan frekuansi transaksi sebanyak 3.844.293 kali. Nilai transaksi Kamis (08/1/2026) ini turun dibandingkan Rabu (07/1/2026) sebesar Rp36,890 triliun.














