Mereka mengemukakan soal sejumlah kendala yang dihadapi para petani selama ini, termasuk soal pupuk dan jalur distribusi saat panen.
Seorang petani bernama Tusiran menyampaikan berbagai keluhan yang dihadapi para petani di Sendangmulyo.
Mulai dari harga gabah yang rendah hingga sering telatnya distribusi pupuk subsidi, termasuk harganya yang cukup tinggi.
“Mudah-mudahan dengan Bu Puan datang ke sini, dapat memberi semangat petani-petani di Sendangmulyo. Karena kebanyakan petani sekarang yang tua-tua. Semoga dengan ibu datang, ada petani dari generasi muda yang akan menjadi penerus kami,” terang Tusiran.
“Kami harap pemerintah supaya memperhatikan petani-petani. Patokan harga gabah itu berapa, karena petani juga banyak enggak tahu. Kami juga mengharapkan agar jalan tani diperbaiki karena kalau musim hujan jalannya rusak, bawa gabah pakai motor atau mobil sering terpeleset,” tambah Tusiran.
Petani pun mengharapkan ada saluran induk air sebab ketika musim kemarau, air untuk mengairi sawah tidak lancar.
Kepada Wabup, Puan meminta agar harapan petani bisa segera direalisasikan.
“Setiap tahun kami bertahap ini nanti akan kita selesaikan,” jawab Wabup Danang.
Kepada Kades Sendangmulyo Budi Susanto, Puan juga menanyakan terkait kemungkinan dana desa dapat digunakan untuk membangun infrastruktur pertanian.















