Setelah cacing dipilah dengan telaten, Lilis mencucinya dengan air mengalir secara berulang kali hingga benar-benar bersih.
Ia selalu memastikan cacing tetap segar sebelum direbus dalam air mendidih.
Menurut Lilis, cacing segar merupakan kunci utama agar cacing dapat tahan lama.
Selama bertahun-tahun menjalankan usaha, Lilis melakukan pengeringan menggunakan oven berukuran sedang, yang membuat proses pengerjaan menjadi memakan banyak waktu dan berdampak pada kualitas yang dihasilkan.
Dia sempat mengajukan pembiayaan ke lembaga keuangan terdekat di desa untuk mendapatkan modal guna mengembangkan usaha, termasuk untuk membeli oven yang lebih besar.
Akan tetapi ia tidak puas karena modal yang diterima tidak utuh.
Ia harus menanggung potongan biaya administrasi yang lumayan besar.
Pada tahun 2023, Lilis diajak oleh tetangganya untuk bergabung dengan Amartha, sebuah perusahaan teknologi keuangan yang fokus menyalurkan akses permodalan kepada UMKM di Indonesia.
Modal senilai Rp4 juta yang didapatkan tanpa potongan itu dimanfaatkan untuk membeli oven berkapasitas besar.
Dengan begitu, kuantitas produksi Lilis meningkat.
Dia juga merekrut dua karyawan tambahan guna memenuhi permintaan pelanggannya.
Sekarang ia memiliki empat karyawan.















