IN2HCC tahun ini turut menghadirkan 250 peserta dari dalam dan luar negeri, terdiri dari chef profesional, pelaku UMKM kuliner halal, serta pelajar/lembaga pendidikan vokasi.
Turut berpartisipasi sebagai dewan juri, 20 pakar kulier berskala internasional dari Indonesia dan sejumlah negara seperti Malaysia, Brunei Darussalam, dan Arab Saudi.
BI akan terus memperkuat sinergi dengan pesantren, pemerintah, dan seluruh pemangku kepentingan untuk membangun kemandirian ekonomi umat dan mewujudkan ketahanan pangan nasional.
Sejalan dengan semangat ISEF 2025, BI optimistis pesantren akan menjadi pilar penting dalam membangun ekonomi syariah yang kuat, inklusif, dan berkelanjutan dari pesantren, untuk ketahanan bangsa.














