Meskipun kinerja industri pengolahan berada dalam tekanan kontraksi, dari sisi keuangan, kondisi likuiditas dan rentabilitas perusahaan pada triwulan IV 2015 lebih baik dibandingkan triwulan sebelumnya. “Secara triwulanan, kegiatan usaha pada triwulan I 2016 diperkirakan mengalami ekspansi. Hal ini terindikasi dari SBT kegiatan usaha pada triwulan I 2016 sebesar 8,59%. Ekspansi kegiatan usaha terutama diperkirakan terjadi pada sektor keuangan, real estate dan jasa perusahaan (SBT 2,96%) dan sektor pertanian, perkebunan, peternakan, kehutanan dan perikanan (SBT 2,03%),” pungkasnya.














