Dia mengaku, peningkatan kekuatan jaringan EXCL searah dengan tingkat penggunaan layanan data yang lebih tinggi.
Selama periode 12 bulan di 2021, trafik data XL Axiata meningkat hingga 34 persen (year-on-year) menjadi 6.549 Petabyte.
Dian menyebutkan, akses internet yang lebih cepat akan berdampak positif pada pemakaian aplikasi digital, termasuk aplikasi milik EXCL, yaitu myXL dan Axisnet.
“Peningkatan investasi yang telah XL Axiata implementasikan terbukti sangat mendukung peningkatan performa bisnis, terutama pada sisi efisiensi biaya, serta peluang untuk meningkatkan penjualan produk,” ujarnya.
Sebagaimana diketahui, sepanjang 2021, EXCL membukukan kenaikan laba bersih menjadi Rp1,3 triliun yang ditopang oleh jumlah pendapatan sebesar Rp26,75 triliun atau mengalami kenaikan dibanding perolehan di 2020 yang sebesar Rp26,01 triliun.
Pada 2020, laba bersih EXCL hanya senilai Rp371,6 miliar.
Pada tahun lalu, EXCL mampu menekan jumlah beban menjadi Rp22,76 triliun dari Rp23,38 triliun di 2020.
Sehingga, laba bruto perseroan di sepanjang 2021 menjadi Rp3,99 triliun atau lebih tinggi dibanding 2020 yang senilai Rp2,63 triliun.















