Pertanyaan ini harus diajukan karena BRICS sudah menyentuh aspek tertinggi penyebab perselisihan, sengketa, dan perang terbesar yakni memperbutkan kekuasaan atas uang.
Intelijen tau bahwa ujung dari semua pertarungan dan persekutuan politik internasional adalah memperebutkan otoritas atas keuangan.
Siapa kelompok mengontrol keuangan maka akan mengontrol currencies, mengontrol perdagangan, mengontrol energi, dan seluruh aspek sosial politik, maka kekuatan itu lah yang berkuasa.
Apa yang menjadi motivasi utama pembentukan BRICS adalah dalam rangka melepaskan diri dari otoritas dolar yang dipegang oleh The Federal Reserve yang kantornya ada di Amerika Serikat.
BRICS hendak membuat mata uang sendiri, sebagai alat tukar bersama, dan digunakan memfasilitasi perdagangan antara anggota nya dan diharapkan akan diakui dan digunakan oleh non anggotanya.
Usaha BRICS untuk mengontrol keuangan itulah sesungguhnya bentuk diplomasi internasional dengan pencapaian tertinggi.
Itulah kerjasama inti di antara semua negara anggota BRICS.
Jika dulu Amerika Serikat dan Eropa dianggap sebagai blok kapitalis dan Russia dan teman temanya adalah blok komunis, maka sekarang Rusia dan teman temannya adalah blok baru yang memiliki posisi lebih tinggi dari blok politik mereka yang lama, karena sekarang berhadapan langsung dengan AS dan sekutunya memperebutkan otoritas atas keuangan global.











