JAKARTA- PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk (BTPN) terus memfokuskan usahanya untuk melayani dan memberdayakan segmen masyarakat berpenghasilan rendah serta pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah, termasuk masyarakat pra-sejahtera produktif (mass market).
Strategi perusahaan yang memadukan misi bisnis dan misi sosial dengan terus memberikan pelatihan dan pendampingan berkelanjutan kepada debitur melalui Program Daya, diyakini akan menopang kinerja perusahaan.
“BTPN meyakini, nasabah mass market tidak hanya membutuhkan akses finansial tetapi juga pelatihan dan pendampingan untuk meningkatkan kapasitas usaha mereka,” tutur Direktur Utama BTPN, Jerry Ng dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Minggu (20/7).
Sepanjang enam bulan pertama 2014, BTPN telah menyelenggarakan 76.659 aktivitas Daya, tumbuh 55% (yoy).
Sedangkan jumlah peserta Daya mencapai 977.261 nasabah, atau meningkat 114% (yoy).
Strategi BTPN untuk fokus menggarap pasar masyarakat berpenghasilan rendah ini mendapat dukungan penuh dari Sumitomo Mitsui Banking Corporation (SMBC).
SMBC merupakan salah satu pemegang saham pengendali BTPN.
Pada 14 Maret 2014 lalu, SMBC telah menyelesaikan proses pembelian saham BTPN.
Kini BTPN memiliki dua pemegang saham pengendali yang kredibel dan terpercaya, yakni SMBC (40%) dan TPG Nusantara S.a.r.l (25,88%).













