JAKARTA, BERITAMONETER.COM – PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) berencana melakukan penawaran umum terbatas saham (PUT) II atau right issue sebanyak 50 miliar lembar saham bernominal Rp50 per unit dengan hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD) pada Februari 2026. Jumlah right issue ini 203,11% dari seluruh saham yang ditempatkan dan disetor penuh Perseroan.
Rencana PMHMETD II dilakukan untuk memperkuat struktur permodalan Perseroan sehingga memberikan Perseroan tambahan dana untuk mendukung kinerja Perseroan. Apabila pemegang saham Perseroan tidak melaksanakan hak memesan efek terlebih dahulu yang dimiliki olehnya dalam PMHMETD II, maka kepemilikan pemegang saham Perseroan akan terdilusi maksimum 67,01%.
Manajemen BUVA dalam prospektus rencana penawaran umum terbatas (PUT) yang diumumkan, Selasa 20 Januari 2026 menyebutkan, rencana penerbitan PMHMETD atau right issue tersebut terlebih dahulu akan dimintakan persetujuan kepada pemegang saham Perseroan dalam rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) BUVA yang akan dilaksanakan pada tanggal 26 Februari 2026.
Selain meminta persetujuan RUPSLB, pelaksanaan right issue Perseroan tersebut juga masih menunggu pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) atas pernyataan pendaftaran Perseroan sehubungan dengan PMHMETD II BUVA.














