JAKARTA – PT Provident Investasi Bersama Tbk(PALM) berencana melakukan pembelian kembali (buyback) 162 juta saham beredar, dengan kesiapan dana maksimal Rp80,61 miliar.
Berdasarkan keterbukaan informasi PALM yang dikutip Selasa (21/5), perseroan akan melakukan buyback 162 juta saham atau setara 1,03 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan.
Adapun harga penawaran buyback saham ini lebih rendah atau sama dengan harga transaksi yang terjadi sebelumnya.
Pelaksanaan buyback saham dengan kesiapan dana maksimal Rp80,61 miliar tersebut akan dilakukan secara bertahap dalam waktu paling lama 12 bulan sejak disetujui melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) yang digelar pada 26 Juni 2024 di Jakarta.
Dana buyback saham tersebut bersumber dari kas internal PALM dan bukan merupakan dana hasil penawaran umum atau bukan merupakan dana yang berasal dari pinjaman dan/atau utang dalam bentuk apapun, serta tidak akan mempengaruhi kemampuan keuangan perseroan secara signifikan untuk memenuhi kewajiban yang akan jatuh tempo.
Manajemen PALM menunjuk PT Indo Premier Sekuritas sebagai Anggota Bursa yang akan melakukan buyback saham PALM melalui perdagangan di BEI untuk periode 26 Juni 2024-25 Juni 2025.












