JAKARTA – PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk (TRIM) berencana menerbitkan dan menawarkan surat utang sebesar Rp388 miliar, yang sebagian dananya akan dimanfaatkan untuk pembiayaan margin.
Berdasarkan pengumuman PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) yang dipublikasi di Jakarta, Kamis (13/6), TRIM sebagai perantara dan pedagang Efek akan menerbitkan Obligasi Berkelanjutan I Tahap II-2024 sebesar Rp388 miliar yang akan dijamin dengan kesanggupan penuh senilai Rp100 miliar dan kesanggupan terbaik Rp288 miliar.
Perlu diketahui, rencana penerbitan surat utang Rp388 miliar tersebut merupakan bagian dari rencana Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) atas Obligasi Berkelanjutan I yang menargetkan penghimpunan dana Rp1,1 triliun. Pada penerbitan Obligasi Berkelanjutan I Tahap I-2023 telah terdistribusi Rp408,8 miliar.
Pada pengumuman KSEI menyampaikan, rencana penerbitan Obligasi Berkelanjutan I Tahap II-2024 hanya terdiri dari satu seri dengan jumlah pokok Rp100 miliar bertenor 370 hari kalender, dengan tingkat bunga 7,7 persen per tahun. Saat ini Obligasi Berkelanjutan I milik TRIM memiliki rating idA (Single A) dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo).
Penawaran umum obligasi ini dijamin secara kesanggupan terbaik oleh TRIM dan penawaran dijamin secara kesanggupan penuh oleh PT Aldiracita Sekuritas Indonesia. Kedua perusahaan sekuritas ini bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi obligasi.













