Di tempat yang sama, Direktur Utama Danareksa, Zulfa Hendri mengatakan, sebelumnya Danareksa telah bekerja sama dengan Commonwealth Bank Indonesia dalam mendistribusikan reksa dana Mawar Konsumer 10. “Salah satu sektor yang memang berpeluang tumbuh tinggi adalah sektor konsumer, karena perekonomian Indonesia ditopang oleh konsumsi domestik dan pertumbuhan kelas menengah yang tinggi. Kami yakin kerjasama dengan DBS akan memberikan return yang optimal,” Â tegas dia.
Zulfa menjelaskan, pengelolaan portofolio reksa dana tersebut dilakukan dengan menganalisis setiap emiten di sektor konsumer melalui sejumlah variabel fundamental selama 15 tahun terakhir. Dengan demikian, lanjut dia, diyakini pihaknya akan mendapatkan hasil akurat terkait pengaruh dari setiap variabel atas tingkat imbal hasil. “Strategi ini mampu membuktikan bahwa di tengah pergerakan pasar yang fluktuatif, Reksa Dana Mawar Konsumer 10 tetap memberikan return,” ucap dia.
Sejak diluncurkan pada 16 Februari 2011, menurut Zulfa, dana kelolaan produk ini sudah mencapai 973 miliar rupiah. “Performance-nya di 2012 juga cemerlang. Berhasil membukukan kinerja sebesar 21,93 persen nett,” pungkas dia.













