“Mengurusi Ansor harus memiliki keteguhan hati yang besar dan keikhlasan dalam pengamalannya. Saya tidak akan hadir jika hanya sekadar melantik pengurus baru atau pun kegiatan yang bersifat seremonial lainnya,” tandas Gus Addin.
Dengan cara demikian, ia memotivasi kader-kader di daerah untuk berpikir keras dan kreatif agar dapat menciptakan program-program atau terobosan-terobosan yang bermanfaat bukan saja untuk kader-kader internal melainkan jauh lebih penting bermanfaat bagi masyarakat.
“Bukan cuma wilayah atau cabang, bahkan ranting pun saya pastikan hadir jika ada program yang inovatif dan bermanfaat bagi masyarakat. Kita beri aplaus ketua PC Muara Enim Frans Irawan. Saya gak tahu amalannya apa sehingga saya merelakan tidak tidur 4 jam dari Bandara Palembang menuju Muara Enim. Bahkan mimpi pun tidak. Tapi saya hadir, ini semata-mata karena kecintaan saya kepada sahabat-sahabat sekalian yang berkoordinasi dengan baik,” kata Gus Addin mengawali sambutannya.
TIGA BISA
Lebih jauh, Ketum asal Cirebon ini menguraikan yel-yel “Ansor masa depan.