Berdasarkan laporan DEWA untuk periode berakhir 30 September 2024, kewajiban perseroan kepada MTN sebesar Rp756,99 miliar, sementara itu utang kepada ATP senilai Rp358,92 miliar.
Perlu diketahui, saat ini pengendali DEWA adalah Zurich Assets International Ltd dan Goldwave Capital Ltd.
“Para kreditur telah menyetujui untuk menerima penyelesaian atas kewajiban perseroan tersebut dengan menerima saham-saham baru dalam rencana PMT-HMETD dengan jumlah saham setara dengan ekuivalen pinjaman dalam mata uang rupiah dibagi dengan harga pelaksanaan Rp65 per saham,” tulis manajemen DEWA.
Setelah pelaksanaan private placement, maka utang DEWA kepada MTN akan dikonversi menjadi 29,84 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan, serta utang DEWA kepada MTN menjadi lunas.
Selain itu, setelah PMT-HMETD, utang DEWA kepada ATP akan dikonversi menjadi 14,15 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh, serta seluruh utang juga lunas.
Pelaksanaan rencana PMT-HMETD akan dilakukan setelah mendapatkan persetujuan melalui RUPS Luar Biasa pada 13 Februari 2025.
Manajemen DEWA mengagendakan pelaksanaan PMT-HMETD pada 27 Februari 2025 dan pengumuman hasilnya pada 3 Maret 2025.













