JAKARTA-Bukan hanya para penyandang disabilitas dan pemulung saja yang mendapat perhatian masyarakat, bahkan Dewan Nasional Indonesia untuk Kesejahteraan Sosial(DNIKS) kembali menggandeng Fatayat NU untuk peduli dengan keberadaan anak-anak yatim dari Jabodetabek.
Pasalnya, mereka juga harus mendapatkan perhatian yang tinggi dari pemerintah.
“Konstitusi sudah mengamanatkan dengan jelas bahwa fakir miskin dan anak terlantar wajib dipelihara oleh negara,” kata Sekjen DNIKS, Sudarto yang ditemui usai memberikan santunan di Jakarta, Kamis (27/3/2025).
Berdasarkan pantauan, ada puluhan anak yatim yang mendapatkan santunan dan bingkisan Lebaran agar mereka bisa merayakan Idul Fitri 1446 H.
“Keterlibatan DNIKS secara aktif dalam kegiatan sosial merupakan tujuan dirikannya organisasi tersebut,” ujarnya lagi.
Dikatakan Sudarto, DNIKS tidak akan pernah bosan untuk menggalang aksi sosial kemanusiaan, termasuk kepedulian terhadap nasib anak-anak yatim dan disabilitas.
Ditempat yang sama, Ketua Fatayat NU Jakarta Timur, Alfu Laila mengatakan baik DNIKS maupun Fatayat NU memiliki kesamaan pandangan dalam visi kesejahteraan sosial.