JAKARTA-Anggota Komisi XI DPR, Indah Kurniawati berharap Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI/Indonesia Eximbank) sebagai badan usaha Special Mission Vehicle (SMV) Kemenkeu bisa terus mendorong peningkatan aktivitas ekspor produk lokal melalui Program Desa Devisa.
Pernyataan Anggota DPR F-PDI Perjuangan Dapil Jawa Timur I tersebut disampaikan di sela-sela peresmian Program Desa Devisa Rumput Laut di Desa Kupang, Sidoarjo, Jawa Timur.
Saat ini terdapat 27 Desa Devisa yang resmi mendapatkan pembinaan dari Indonesia Eximbank.
Menurut Indah Kurnia dalam keterangannya kepada media yang dilansir Senin (20/12), melalui pembinaan dan dukungan pembiayaan Indonesia Eximbank, produk olahan berupa tepung rumput laut dari Sidoarjo ditargetkan bisa memasuki pasar ekspor pada 2022.
“Dalam mencapai tujuan ekspor mandiri, pengurus tidak bisa sendiri dan anggota tidak bisa sendiri. Maka, diperlukan harmonisasi, orkestrasi dan kolaborasi dalam mencapai tujuan tersebut. Layaknya sebuah TEAM, Together Everyone Achieves More,” ucap Indah Kurnia.
Pada kesempatan yang sama, Direktur Pelaksana II LPEI/Indonesia Eximbank, Maqin U Norhadi mengatakan, ketersediaan rumput laut di Indonesia berpotensi untuk memenuhi kebutuhan produk olahan rumput laut bagi beragam kegiatan industri dunia, baik pangan maupun non-pangan.















