Prosesi akad dilakukan secara hibrida, dengan 200 MBR melaksanakan akad secara luring di lokasi utama bersama Presiden, dan 24.800 MBR lainnya mengikuti secara daring dari 90 titik lokasi perumahan yang tersebar di minimal 30 provinsi di seluruh Indonesia.
“Kami di BSI merasa bangga menjadi bagian dari momen bersejarah ini. Kepercayaan pemerintah kepada BSI untuk terus menjadi mitra strategis dalam penyaluran KPR Sejahtera FLPP adalah sebuah amanah. Ini adalah wujud nyata komitmen BSI sebagai sahabat finansial, sosial, dan spiritual untuk memberikan akses perumahan yang sesuai dengan prinsip syariah, mudah, dan menyejahterakan,” ujar Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo.
Komitmen BSI dalam pembiayaan perumahan subsidi telah berjalan konsisten dan menunjukkan kinerja yang solid.
Sejak 2012 hingga 24 September 2025, BSI telah menyalurkan KPR FLPP untuk 64.073 unit rumah dengan total nilai pembiayaan mencapai Rp 8,34 Triliun.
Kinerja BSI terus menunjukkan tren positif, di mana pada tahun 2024, kuota FLPP BSI sebanyak 1.694 unit senilai Rp 273,30 Miliar terserap 100%.
Memasuki tahun 2025, BSI kembali menunjukkan performa luar biasa. Dari target awal sebanyak 1.819 unit, realisasi penyaluran BSI Griya Subsidi telah mencapai 2.919 unit atau 172,6% per 24 September 2025.














