Biochar dan Juncao Grass untuk Pemulihan Terpadu
Dalam kesepakatan tersebut, kata Rudi, bahwa DNIKS dan ABII sepakat untuk mengolah limbah kayu hasil banjir menjadi biochar yang dapat dimanfaatkan untuk memperbaiki struktur dan kesuburan tanah, menekan degradasi lahan, serta mendukung pemulihan ekosistem di wilayah terdampak.
Langkah ini akan dibarengi dengan penciptaan lahan produktif berbasis Juncao Grass, yang digunakan sebagai tanaman awal (pioneer species) dalam proses rehabilitasi lahan pasca bencana. Juncao Grass dikenal sebagai tanaman biomassa yang tumbuh cepat, adaptif di lahan rusak, serta memiliki manfaat ganda bagi pangan, pakan ternak, dan energi.”Kombinasi biochar dan Juncao Grass tersebut dirancang sebagai satu kesatuan pendekatan dalam skema Biochar–Juncao Grass Complex, yang diharapkan mampu memberikan dampak ekologis sekaligus sosial-ekonomi dalam waktu relatif cepat,” jelasnya.
Usulan Program Pemulihan Hijau Nasional
DNIKS dan ABII juga sepakat untuk mengusulkan kepada Presiden Prabowo Subianto penerapan Biochar–Juncao Grass Complex sebagai bagian penting dari Program Pemulihan Hijau Pascabencana Banjir di Sumatera, khususnya di wilayah Aceh dan daerah lain yang terdampak banjir besar.














