Masyarakat sering merasa malas dalam melakukan usaha, berkarya, membuka lapak lapak dikarenakan malas berurusan dengan segala macam gangguan Kamtibmas seperti ini.
Masyarakat akhirnya lebih memilih berdiam diri dirumah, menyimpan uang dibawah bantal dan malas melakukan kegiatan produktif.
Hal ini bisa menjadi faktor mengapa pengangguran membesar dan lebih jauh akan menjadi ancaman sosial yang lebih besar di masa mendatang.
Masalah ini bukan karangan fiksi namun nyata terjadi dalam masyarakat.
Baru baru ini ancaman terhadap keamanan pribadi dan kekuarganya dialami oleh saudara atau adik kandung saya yang tinggal di Desa Jenggik Kecamatan Terare Kabupaten Lombok Timur Propinsi Nusa Tenggara Barat.
Dia dan keluarganya diancam dibunuh oleh seseorang. Bukan sekedar melakukan ancaman verbal namun juga melakukan teror psikis setiap hari dengan cara lalu lalang di depan rumahnya.
Anak anaknya ketakutan dan terpaksa diungsikan ke rumah kekuarga di tempat yang jauh.
Kasus ini telah dilaporkan ke polsek setempat, namun belum dapat diambil tindakan hukum seperti “mengamankan” pelaku pengancaman dan pelaku teror mengingat belum ada alat bukti yang cukup.
Walaupun ada pengrusakan terhadap pagar rumah korban pada malam hari namun belum cukup menjadi bukti karena tidak diketahui atau dibuktikan siapa pelaku pengrusakan pagar rumah yang sebenarnya.













