Beberapa isu yang menjadi sorotan antara lain adalah mahalnya biaya pendidikan, kurangnya transparansi dalam pengambilan kebijakan publik, serta persoalan lingkungan dan hak asasi manusia yang belum ditangani secara adil.
BEM di tingkat kampus memang tidak serta-merta terlibat langsung dalam aksi skala nasional.
Namun keterlibatan mahasiswa dalam memahami, mengkaji, dan menyebarkan informasi seputar isu-isu nasional adalah bagian dari proses belajar yang penting.
Ketika mahasiswa paham bahwa apa yang terjadi di tingkat pusat akan berdampak ke kampus, maka semangat untuk terlibat akan tumbuh dengan sendirinya.
BEM kampus dapat menjadi tempat awal bagi mahasiswa untuk membentuk kepedulian tersebut, sebelum nanti berkembang ke ruang-ruang yang lebih luas.
Di tengah meningkatnya sikap apatis sebagian mahasiswa terhadap isu sosial dan politik, BEM perlu hadir sebagai organisasi yang bisa membangun kembali kepercayaan.
BEM harus menunjukkan bahwa organisasi mahasiswa bukan hanya tentang demo atau rapat semalaman, tetapi tentang bagaimana menjadi peka terhadap masalah, mencari solusi bersama, dan menunjukkan aksi yang nyata serta berpihak kepada rakyat kecil.
Dengan cara ini, mahasiswa bisa melihat organisasi bukan sebagai beban, tapi sebagai ruang belajar yang relevan dengan kehidupan mereka, baik sekarang maupun di masa depan.















