JAKARTA – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diperkirakan rawan berbalik terkoreksi, setelah kemarin ditutup melonjak 2,11 persen ke level 7.196.
Penguatan IHSG di perdagangan Selasa (3/12) ditopang kenaikan harga pada 356 saham, sedangkan sebanyak 211 saham tercatat menurun dan ada 220 saham yang tidak mengalami perubahan harga.
Nilai transaksi kemarin sebesar Rp12,75 triliun atau meningkat dibandingkan sehari sebelumnya Rp10,68 triliun.
Menurut analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, pergerakan IHSG mulai diwarnai peningkatan volume pembelian.
Adapun total volume transaksi di sepanjang perdagangan kemarin sebanyak 20,61 miliar saham atau meningkat dibandingkan sehari sebelumnya yang hanya 19,4 miliar saham.
“Kami memperkirakan, posisi IHSG sedang berada di akhir Wave [v] dari Wave A dan Wave (2),” kata Herditya dalam riset Daily Scope Wave untuk perdagangan Rabu (4/12).
Dia menjelaskan, pola pergerakan secara teknikal tersebut menunjukkan bahwa pergerakan IHSG diperkirakan rawan untuk berbalik terkoreksi menuju area 6.998-7.039.
Saat ini support IHSG berada di level 6.998 dan 6.896, sedangkan resistance-nya di level 7.207 dan 7.337.
Untuk perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini, MNC Sekuritas merekomendasikan kepada para trader agar menerapkan strategi Buy on Weakness pada saham SRTG, ITMG dan GOTO, sedangkan BRPT memiliki rating trading Speculative Buy.













