“Penciptaan atraksi wisata baru flying fox ini tentu akan menambah ragam pengalaman menarik bagi para wisatawan. Kami percaya bahwa aktivitas flying fox yang dikategorikan sebagai sport tourism ini akan memberikan perspektif baru bagi pengunjung yang memungkinkan mereka untuk menikmati pemandangan indah dari ketinggian sambil merasakan sensasi yang menyenangkan. Inovasi melalui penciptaan produk-produk wisata baru di destinasi wisata ini akan semakin memperkaya pilihan wisata yang ada dan menarik lebih banyak wisatawan lokal maupun mancanegara untuk berkunjung ke sana” jelas Frans.
Frans juga mengajak semua pihak untuk turut serta mendukung pengembangan daya tarik wisata baru di Desa Golo Loni ini, dengan tetap menjaga kelestarian alam dan budaya setempat, serta memperhatikan dan memastikan faktor kenyamanan, keamanan, dan keselamatan wisatawan.
BPOLBF sangat mendukung inisiatif ini, karena ini sejalan dengan pengembangan dan promosi potensi wisata di Flores.
Selain flying fox, Desa Golo Loni juga memiliki potensi wisata lainnya seperti agrowisata, memancing, trekking , bersepeda, river tubing(arung jeram), bird watching (pengamatan burung), ekowisata, budaya, dan kuliner.
Menuju Golo Loni
Desa Wisata Golo Loni terletak di Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur, tepatnya di pinggir jalan Trans Flores Labuan Bajo-Ruteng-Borong.















