ADVERTISEMENT
Berita Moneter
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • HOME
  • BURSA
    • Hot News
    • Saham
    • Pasar Modal
  • KEUANGAN
    • Asuransi
    • Bank
    • Bank Syariah
    • Koperasi
    • Kurs
    • Kripto
  • MAKROEKONOMI
    • Energi
    • Perdagangan
    • Investasi
    • Industri
    • Pariwisata
    • Properti
    • i-Tech
    • Travel
  • NASIONAL
    • Politik
    • Hukum
    • Regional
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Budaya
    • Opini
  • OTOMOTIF
  • EQUIPMENT
  • LAINNYA
    • Interview
    • Olahraga
    • Profile
    • Celebrity
  • Login
  • HOME
  • BURSA
    • Hot News
    • Saham
    • Pasar Modal
  • KEUANGAN
    • Asuransi
    • Bank
    • Bank Syariah
    • Koperasi
    • Kurs
    • Kripto
  • MAKROEKONOMI
    • Energi
    • Perdagangan
    • Investasi
    • Industri
    • Pariwisata
    • Properti
    • i-Tech
    • Travel
  • NASIONAL
    • Politik
    • Hukum
    • Regional
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Budaya
    • Opini
  • OTOMOTIF
  • EQUIPMENT
  • LAINNYA
    • Interview
    • Olahraga
    • Profile
    • Celebrity
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Berita Moneter
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • HOME
  • BURSA
  • KEUANGAN
  • MAKROEKONOMI
  • NASIONAL
  • OTOMOTIF
  • EQUIPMENT
  • LAINNYA
Home Makroekonomi

Hardjuno: Stop! Pesta Pora Bankir Dengan Uang Pajak

gatti Reporter : gatti
3 Apr 2022, 1 : 20 PM
3.1k 32
0
Sekjen Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Keuangan Negara (LPEKN), Hardjuno Wiwoho

Sekjen Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Keuangan Negara (LPEKN), Hardjuno Wiwoho

3.2k
SHARES
6.3k
VIEWS
ADVERTISEMENT

JAKARTA-Pembayaran subsidi bunga obligasi rekapitalisasi perbankan ibarat pemberian sedekah orang miskin kepada konglomerat.

Betapa tidak, Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang seharusnya dialokasikan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat justru dipakai mensubsidi bank milik pengusaha hitam.

Akibatnya, rakyat pembayar pajak semakin tertindas, sementara para bankir terus berpesta pora.

BacaJuga :

DNIKS Dukung Pengelolaan Limbah Kayu Paska Banjir Aceh Guna Pemulihan Ekosistem dan Ketahanan Energi Nasional

Anak Usaha PP Presisi (PPRE) Tarik Kredit BRI Rp1,3 Triliun

Scroll untuk lanjutkan membaca.

Strategi pembiayaan ekonomi pemerintah selama ini ternyata melahirkan ketidakadilan. Dana APBN yang seharusnya dikembalikan kepada rakyat, justru dipakai mensubsidi bank-bank yang sudah meraup untung triliunan rupiah.

Rakyat kecil dianaktirikan,  sementara, para bankir yang menyulut krisis ekonomi 1998 lalu justru dimanjakan dengan fasilitas yang diperoleh dari APBN.

Bayangkan saja, sampai saat ini, pemerintah harus membayar Rp 60 triliun per tahun untuk subsidi bunga obligasi rekapitalisasi yang diterbitkan guna mem-bailout bank.

Beban utang konglomerat nakal ini kemudian direkayasa agar masuk beban APBN dalam skema pembayaran bunga oblikasi rekap hingga surat utang itu jatuh tempo 2033, kemudian diperpanjang lagi hingga tahun 2043.

Rakyat dipaksa harus membayar pokok obligasi saat jatuh tempo.

Sejumlah fakta mengkonfirmasikan bahwa pembayaran subsidi obligasi rekap ini dikategorikan korupsi.

Sayangnya, hingga saat ini skandal BLBI masih jalan di tempat.

Kasus ini terkesan timbul tenggelam karena pihak terkait dari mulai penegak hukum, pihak berwenang hingga penguasa belum ada keseriusan untuk mencari solusi penyelesaian kasus BLBI.

“Jika dulu Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merupakan lembaga superbody yang disegani dan  menakutkan, kini tidak lagi, terbukti dari beberapa kasus praperadilan KPK yang dimenangkan para tersangka,” ujar Sekjen Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Keuangan Negara (LPEKN), Hardjuno Wiwoho di Jakarta, Minggu (17/4).

Bagi Harjuno, sangat tidak masuk akal jika beban utang abadi ribuan triliun rupiah akibat mega skandal BLBI dibebankan kepada rakyat.

Hal ini melukai rasa keadilan karena utang konglomerat itu terjadi akibat kecerobohan sendiri.

Untuk itu, harus distop.

Sekjen Gerakan Hidupkan Masyarakat Sejahtera (HMS) ini menilai pembayaran bunga obligasi dari uang pajak sangat tidak adil.

Sebab, ini hanyalah bentuk sedekah APBN kepada bank- bank yang sebenarnya tidak berhak.

“Seharusnya obligasi rekap ini sudah dapat dihentikan dan tidak perlu dianggarkan lagi dalam APBN,” tegasnya.

Dia menilai, kebijakan penerbitan  obligasi rekapitalisasi pemerintah sebesar Rp 640 triliun untuk membail out perbankan Indonesia yang collaps tidak tepat.

Justru fasilitas bail out syarat dengan manipulasi.

“Jadi, ada permainan instrumen kebijakan moneter yang ngawur dengan instrumen BPPN dan kebijakan release and discharge yang didesign Menkeu Boediono waktu itu,” katanya.

Halaman :
123Berikutnya
Tags: APBNAPPIAsosiasi Pembayar Pajak IndonesiablbiDani SetiawanHidupkan Masyarakat SejahteraHMSobligasi rekapobligorobligor BLBIpengemplang BLBIPesta Pora Bankir Dengan Uang PajakSasmito Hadinagorosubsidi bunga obligasi rekapuang pajak
Share1290Tweet806SendSharePin290Share226
Berita Sebelumnya

Surplus Neraca Perdagangan Indonesia Sebesar USD 0,49 Miliar

Berita Selanjutnya

Politeknik St. Paulus Surakarta, Teken MoU Dengan Tiongkok

Berita Terkait

Harga Emas Antam Naik Tipis Jadi Rp1,667 Juta per Gram
Perdagangan

ANTAM Luncurkan Emas Batangan Tematik Imlek “Year of the Horse”

13 Jan 2026, 7 : 00 PM
DNIKS Minta Presiden Prabowo Prioritaskan Program Kesejahteraan Sosial Pada 2026
Makroekonomi

DNIKS Minta Presiden Prabowo Prioritaskan Program Kesejahteraan Sosial Pada 2026

11 Jan 2026, 7 : 16 PM
DNIKS Dukung Pengelolaan Limbah Kayu Paska Banjir Aceh Guna Pemulihan Ekosistem dan Ketahanan Energi Nasional
Makroekonomi

DNIKS Dukung Pengelolaan Limbah Kayu Paska Banjir Aceh Guna Pemulihan Ekosistem dan Ketahanan Energi Nasional

11 Jan 2026, 11 : 33 AM
PP Presisi Tuntaskan Proyek Main Hauling Road Senilai Rp206 Miliar
PROPERTI

Anak Usaha PP Presisi (PPRE) Tarik Kredit BRI Rp1,3 Triliun

8 Jan 2026, 6 : 30 PM
AALI Siap Bagikan Sisa Dividen ke Investor Publik Senilai Rp 64,51 Miliar
Makroekonomi

Tumbuh 16,8%, Uang Primer Adjusted Desember 2025 Jadi Rp2.367,8 Triliun

8 Jan 2026, 12 : 03 PM
Posisi Cadev Agustus 2024 Sebesar USD 150 Miliar
Makroekonomi

Bank Indonesia: Cadangan Devisa Desember 2025 Naik 4,3% Jadi US$156,5 Miliar

8 Jan 2026, 11 : 40 AM
Berita Selanjutnya
Politeknik St. Paulus Surakarta, Teken MoU Dengan Tiongkok

Politeknik St. Paulus Surakarta, Teken MoU Dengan Tiongkok

ISKA Akan Rayakan Dies Natalis Ke-58

ISKA Akan Rayakan Dies Natalis Ke-58

Orang Asing Boleh Punya Rumah Tinggal Seharga Rp 10 Miliar

Orang Asing Boleh Punya Rumah Tinggal Seharga Rp 10 Miliar

Berita Populer

  • DNIKS Minta Presiden Prabowo Prioritaskan Program Kesejahteraan Sosial Pada 2026

    DNIKS Minta Presiden Prabowo Prioritaskan Program Kesejahteraan Sosial Pada 2026

    3267 shares
    Share 1307 Tweet 817
  • Tambah Investasi, Bos SOLA Serok 250.000 Saham Perseroan di Harga Rp121 per Unit

    3249 shares
    Share 1300 Tweet 812
  • Tambah Kepemilikan, Direktur EXCL Borong 30.000 Saham Perusahaan

    3248 shares
    Share 1299 Tweet 812
  • Dalam RUPS Akhir Januari 2026, Multitrend Indo (BABY) Minta Restu Right Issue

    3251 shares
    Share 1300 Tweet 813
  • Triniti Dinamik (TRUE) Gelar Private Placement 10% Saham dari Modal Disetor

    3244 shares
    Share 1298 Tweet 811

Opini

13 Jan 2026, 8 : 39 PM
OJK Cabut Izin Usaha PT Rindang Sejahtera Finance

OJK Dorong Keterbukaan Informasi dan Penguatan Pengawasan Pasar Modal Melalui KSEI

13 Jan 2026, 7 : 24 PM
DADA Yakin Capaian di 2023 Kembali Pulih Seperti Masa Sebelum Pandemi

Karya Permata Inovasi Indonesia Divestasi 8,07% Saham Diamond Citra (DADA) Senilai Rp40,2 Miliar

13 Jan 2026, 6 : 35 PM
Ekspansi Bisnis, Dua Anak Usaha Arkora Hydro Dirikan Arkora Hydro Kalimantan

Kurangi Porsi Kepemilikan, Pengendali Lepas 3% Saham ARKO

13 Jan 2026, 6 : 20 PM
IHSG Berpotensi Menguat Tipis

IHSG Menguat 0,72% ke 8.948,303 Diungkit Saham BBCA, TLKM, BBRI, BMRI dan ASII

13 Jan 2026, 5 : 03 PM
Suar News
Facebook Twitter Instagram TikTok Telegram
Berita Moneter

BERITAMONETER.COM menjadi portal berita yang paling terdepan hadir diruang kerja anda dengan menyuguhkan berita akurat yang sangat diperlukan bagi para pengambil kebijakan.
© 2024 - ALL RIGHTS RESERVED.

REDAKSI KAMI

Ruko Vinewood Residence 2, Jl. Moch. Kahfi II, RT.9/RW.5, Srengseng Sawah, Kec. Jagakarsa, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12640

TENTANG KAMI

  • About
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • IKLAN Advertorial
  • REDAKSI
  • indeks
  • Feed

© 2024 Berita Moneter - Berita Tentang Moneter Terlengkap Dan Terkini BeritaMoneter.Com.

Selamat Datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Lupa Kata Sandi?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • HOME
  • BURSA
    • Hot News
    • Saham
    • Pasar Modal
  • KEUANGAN
    • Asuransi
    • Bank
    • Bank Syariah
    • Koperasi
    • Kurs
    • Kripto
  • MAKROEKONOMI
    • Energi
    • Perdagangan
    • Investasi
    • Industri
    • Pariwisata
    • Properti
    • i-Tech
    • Travel
  • NASIONAL
    • Politik
    • Hukum
    • Regional
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Budaya
    • Opini
  • OTOMOTIF
  • EQUIPMENT
  • LAINNYA
    • Interview
    • Olahraga
    • Profile
    • Celebrity

© 2024 Berita Moneter - Berita Tentang Moneter Terlengkap Dan Terkini BeritaMoneter.Com.