Dia juga menggarisbawahi peran transformasi digital dalam menyederhanakan proses investasi.
“Melalui layanan investasi satu atap, prosedur untuk investasi asing kini jauh lebih mudah dan efisien. Kita siap menjadi mitra strategis bagi investor internasional, khususnya dari Tiongkok, untuk menjalin kemitraan bisnis di Indonesia,” ujarnya lagi.
Dengan berbagai insentif yang ditawarkan, seperti pembebasan pajak penghasilan hingga 20 tahun dan penghapusan bea impor untuk sektor-sektor tertentu, Anthony percaya bahwa Indonesia semakin menarik bagi investor asing.
Ia mencontohkan sejumlah investasi sukses yang telah dilakukan oleh perusahaan-perusahaan besar, termasuk Toyota, Mitsubishi, dan ExxonMobil, yang telah memberikan dampak positif pada ekonomi lokal.
Dia juga mengajak komunitas bisnis Tiongkok untuk lebih aktif mengeksplorasi peluang investasi di Indonesia.
“Bersama-sama, kita bisa menciptakan masa depan yang sejahtera dan memperkuat hubungan bilateral kita. Saya optimis bahwa melalui kolaborasi dan kemitraan, baik Indonesia maupun China dapat saling memperoleh manfaat ekonomi yang signifikan,” ujarnya.
Pada perhelatan China-ASEAN Business Investor Summit ke-21 (CABIS) yang diselenggarakan di Nanning, Guangxi, China, dihadiri oleh Wakil Sekretaris Jenderal Hipmi Anthony Leong dan memberikan paparan mengenai peluang investasi di Indonesia.














