Bukti lainnya, pemerintah Indonesia menerima tuduhan pemberian subsidi udang dari Koalisi Industri Udang Amerika Serikat tertanggal 28 Desember 2012 yang menuduh Pemerintah Indonesia memberikan sejumlah paket subsidi kepada pelaku usaha budidya udang di Indonesia, termasuk pembudidaya skala kecil.
M. Ikhwan dari Serikat Petani Indonesia (SPI) menyebutkan bahwa membanjirnya produk hortikultura seperti sayur-sayuran dan buah-buahan di pasaran telah membuat petani kecil tidak mampu bersaing dengan produk impor yang ada di pasaran.
Rina Marlina dari Solidaritas Perempuan (SP) menekankan bahwa kebijakan yang ada dalam WTO telah berdampak kepada mahalnya kebutuhan pokok rumah tangga, apalagi di saat menjelang masuknya bulan puasa seperti sekarang ini.Aksi juga diikuti dengan pembentangan spanduk bertuliskan: “Marhaban Ya Ramadhan, Marhaban Ya Impor Pangan, Sembako Mahal karena Ulah WTO”
Riza mendesak Presiden SBY untuk melakukan koreksi terhadap berbagai kebijakan liberalisasi perdagangan dan menutup rapat kran impor produk pangan, termasuk holtikultura, daging dan perikanan.
Riza juga mendesak Menteri Perdagangan Gita Wiryawan untuk memastikan stabilisasi harga pangan menjelang Ramadhan dan Idul Fitri.














