JAKARTA – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diperkirakan berbalik menguat, setelah kemarin ditutup melemah signifikan 1,11 persen ke level 7.030.
Pelemahan IHSG di perdagangan Senin (3/2) dipengaruhi penurunan harga pada 461 saham, sedangkan 168 saham terpantau menguat dan ada 174 saham yang tidak mengalami perubahan harga.
Nilai transaksi kemarin Rp11,69 triliun atau meningkat dibandingkan Jumat pekan lalu yang senilai Rp10,49 triliun.
Berdasarkan analisis yang dilakukan oleh Tim Riset PT CGS International Sekuritas Indonesia, keputusan Presiden AS, Donald Trump untuk menunda penerapan tarif impor kepada Meksiko dan Kanada selama satu bulan diyakini akan menjadi sentimen positif bagi IHSG.
“IHSG diprediksi bergerak menguat, dengan level support di posisi 6.970 dan 6.910, sedangkan resistance-nya di level 7.090 dan 7.150,” tulis Tim Riset CGS International Sekuritas dalam analisis harian untuk perdagangan Selasa (4/2).
Lebih lanjut tim riset menyebutkan bahwa pergerakan IHSG juga akan mendapatkan tambahan sentimen positif dari penguatan harga pada sebagian besar komoditas unggulan, seperti minyak mentah, emas, batubara, minyak sawit mentah (CPO), tembaga, gas alam, perak hingga bubur kertas.












