JAKARTA – Pada perdagangan hari ini Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi bergerak variatif dalam kecenderungan menanjak, setelah di akhir pekan lalu ditutup menguat 0,27 persen ke level 6.636.
Penguatan IHSG di perdagangan Jumat (7/3) ditopang kenaikan harga pada 319 saham, sedangkan 242 saham terpantau menurun dan ada 233 saham yang tidak mengalami perubahan harga.
Nilai transaksi di akhir pekan lalu sebesar Rp10,4 triliun atau melorot dibandingkan sehari sebelumnya Rp12,35 triliun.
Berdasarkan analisis yang dilakukan oleh Tim Riset PT CGS International Sekuritas Indonesia, penguatan pada tiga indeks utama di bursa Wall Street akan menjadi sentimen positif bagi pergerakan IHSG di perdagangan awal pekan ini.
“IHSG diprediksi bergerak variatif dalam kecenderungan menguat, dengan level support di posisi 6.570 dan 6.505, sedangkan resistance-nya di level 6.700 dan 6.770,” tulis Tim Riset CGS International Sekuritas dalam analisis harian untuk perdagangan Senin (10/3).
Tim riset menyebutkan, penguatan lanjutan di bursa Wall Street, seiring adanya sikap positif investor terhadap kebijakan tarif yang akan diterapkan Presiden AS, Donald Trump.
Akhir pekan lalu, indeks Dow Jones ditutup menguat 0,52 persen, S&P 500 menanjak 0,56 persen dan Nasdaq naik 0,71 persen.















