Hasil positif kinerja sektor industri tersebut dapat dicapai karena adanya sinergi nasional yang positif, yaitu melalui kebijakan-kebijakan yang telah dilaksanakan oleh Pemerintah dan didukung oleh para pelaku usaha dan masyarakat dalam rangka pengembangan dan peningkatan daya saing industri nasional.
Meskipun sampai akhir triwulan III-2013, kondisi perekonomian dunia masih diliputi ketidakpastian, namun dengan mulai membaiknya perekonomian negara-negara maju, seperti Amerika Serikat (AS), Jepang, dan beberapa negara Eropa, Menperin tetap optimis perekonomian nasional akan tumbuh lebih baik pada 2014 nanti. Karena itu, dia yakin pada 2014 nanti pertumbuhan indutri non migas diperkirakan bisa mencapai sekitar 6,4%. “Jika upaya-upaya maksimal bisa dilakukan, industri non migas diperkirakan bahwa bisa tumbuh sekitar 6,8%, dimana dalam hal ini Industri Logam Dasar Besi dan Baja; Industri Alat Angkutan, Mesin dan Peralatannya, dan Industri Tekstil, Barang Kulit dan Alas Kaki diharapkan bisa menjadi motor pertumbuhan industri manufaktur,” tegasnya. Dengan pertumbuhan industri non migas tersebut, maka pertumbuhan Sektor Industri Pengolahan secara keseluruhan diperkirakan bisa mencapai sekitar 5,8% – 6,2% pada tahun 2014, dan pertumbuhan ekonomi Indonesia diperkirakan bisa tumbuh sekitar 5,7% – 6,1%.













