JAKARTA – PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) melalui anak usahanya, PT Sari Bhakti Sejati memutuskan untuk melakukan penyertaan modal kepada perusahaan yang memproduksi bahan bakar maupun material alternatif.
Mengacu pada surat INTP kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tertanggal 8 Oktober 2024, perusahaan semen yang dikendalikan Heidelberg Materials AG ini akan berinvestasi pada PT Amita Prakarsa Hijau sebagai perusahaan yang memproduksi bahan bakar dan material alternatif.
Menurut Corporate Secretary INTP, Dani Handajani dalam surat resmi perseroan, investasi Indocement tersebut akan dilakukan oleh Sari Bhakti Sejati melalui penyertaan modal kepada Amita Prakarsa Hijau senilai Rp2 miliar atau setara 20 persen dari total modal.
Amita Prakarsa Hijau akan memproduksi bahan bakar dan material alternatif dari limbah industri maupun rumah tangga dan selanjutnya dipasok ke perusahaan semen maupun perusahaan lainnya.
“Proyek ini berkontribusi terhadap pengurangan gas rumah kaca dalam produksi semen melalui penggunaan bahan baku dan bahan bakar alternatif,” ujar Dani.
Selain Sari Bhakti Sejati, lanjut Dani, perusahaan lain yang akan menyuntikkan modal kepada Amita Prakarsa Hijau adalah PT Amita Tamaris Lestari yang merupakan perusahaan tidak terafiliasi dengan INTP maupun Sari Bhakti Sejati.













