SURABAYA-Pelaksanaan Pilpres telah dilaksanakan 9 Juli yang lalu. Jawa Timur tetap menjadi provinsi yang aman dan kondusif tidak hanya sebelum pelaksanaan Pilpres dan saat pelaksanaan, tetapi juga pasca pilpres. “Kita dukung Jatim untuk tetap menjadi wilayah yang kondusif, aman, tetap memberikan iklim yang sehat bagi dunia usaha, khususnya pengembang perumahan,” ujar Wakil Gubernur Jawa Timur Drs. H. Saifullah Yusuf saat Buka Pusa bersama Forpimda Jatim, Keluarga Besar RealEstat Indonesia (REI) Jawa Timur di Graha REI Jatim, Jumat (18/7).
Ia mengatakan, kebutuhan rumah semakin tahun semakin meningkat. Untuk mengatasinya, Pemprov Jatim membuat tim percepatan yang dapat membantu pengembang melalui kebijakan di bidang provinsi, maupun kabupaten/kota. Tim percepatan terdiri dari berbagai unsur seperti dari pemprov, REI, Apersi, dan stakeholder lain.
Selain itu, pihaknya berkeinginan untuk memperbanyak pembangunan rumah terutama di daerah-daerah pinggiran, kalau bisa tidak menggunakan tanah subur. Ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap rumah yang semakin tahun semakin meningkat.
Untuk itu, diharapkan Gus Ipul sapaan akrabnya, para pengembang bisa bekerja sama dengan pemerintah. Dalam hal ini, pemerintah membantu pembangunan infrastruktur seperti listrik, jalan, akses menuju perumahan. perijinan, lahan, listrik, air bersih. Adanya pembangunan infrastruktur ini dapat membuat pengembang lebih bergairah untuk membangun perumahan-perumahan baru.













