“Jika Majelis tinggi dan unsur DPP menunjuk Bali sebagai tuan Rumah penyelenggaraan KLB untuk memilih Ketua Umum baru Partai Demokrat, kami siap. Apalagi kesan yang sudah terbangun selama ini, Bali sangat aman, dan nyaman serta memiliki unsur spiritual yang sangat tinggi untuk pelenggaraan event-event besar termasuk event Partai Politik. Terbukti semua partai yang melaksanakan kongres atau munas di Bali biasanya berhasil dan sukses,” jelas Mudarta dengan penuh optimis.
Namun yang harus menjadi pertimbangan Majelis Tinggi dan pihak DPP adalah pada bulan Mei mendatang akan diselenggarakan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Bali.
Pasalnya dalam Pilgub Bali DPD partai Demokrat telah memutuskan untuk mengusung duet Made Mangku Pastika dan I Ketut Sudikerta (Pasti-Kerta). Paket ini telah mendaftar secara resmi di KPU Bali awal Februari lalu.
“Mengingat unsur DPD Bali secara mutlak menjadi Tim Pemenangan Paket Pasti-Kerta, saya khawatir apabila Bali dipilih sebagai Tuan Rumah penyelenggaraan KLB, akan sedikit terganggu. Namun bukan berarti kami tidak siap,” tegasnya.














