BANDUNG-Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla berharap Kamar Dagang Indonesia (KADIN) sebagai organisasi yang mewadahi para pengusaha nasional dapat bersinergi dan bekerjasama dengan pemerintah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi sehingga mampu menyejahterakan masyarakat.
“Saya mengharapkan musyawarah ini akan menghasilkan pimpinan yang baik, pimpinan yang dapat mengungkapkan kerjasama, mendorong ekonomi dan juga dapat memajukan kita semuanya,” ujat Wapres Jusuf Kalla saat membuka Musyawarah Nasional (Munas) KADIN ke-VII di Bandung (23/11).
Dalam pidatonya, JK mengingatkan KADIN agar tidak terjebak dalam dunia politik praktis dan perebutan kekuasaan pemerintah, karena memang bukan termasuk organisasi politik.
“Kadin adalah organisasi di bidang ekonomi, bukan politik. Apa beda antara organisasi ekonomi dan politik. Organisasi politik mengedepankan persaingan atau memperebutkan kekuasaan untuk kesejahteraan rakyat, untuk peranan kekuasaan kepada rakyat,” jelasnya.
Lebih lanjut, JK tidak menampik adanya perlambatan pertumbuhan ekonomi.
Namun perlambatan ekonomi hampir dialami oleh negara-negara di seluruh dunia.
Karena itu, Indonesia harus tetap optimis mampu menghadapi tantangan global dengan potensi yang dimiliki di dalam negeri.















