Ia mengatakan ketegasan dibutuhkan pemimpin Indonesia. Ia akan melakukan apapun bila negara lain menduduki kedaulatan Indonesia.
Namun hal itu berbeda bila batas negara belum jelas. Jokowi akan mengedepankan diplomasi antar pemerintah. “Tapi kalau pendudukan jelas pulau itu milik kita ini akan berbeda ini menyangkut kedaulatan. Kalau masalah batas belum jelas di maritim dan patok maka diplomasi G to G dikedepankan,” katanya












