JAKARTA-Kementerian Perdagangan (Kemendag) terus bekerja keras memperkuat pasar dalam negeri dengan meningkatkan kualitas dan daya saing produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dari 34 provinsi. Langkah ini dilakukan karena UMKM unggulan kesulitan meningkatkan akses pasar.
Hal ini ditegaskan Menteri Perdagangan (Mendag) Thomas Trikasih Lembong dalam acara puncak Pameran Pangan Nusantara dan Pameran Produk Dalam Negeri (PPN-PPDN) 2015 tingkat nasional di Jakarta, Kamis (5/11). “Pameran ini akan mendorong peningkatan daya saing pelaku usaha sekaligus mempromosikan potensi daerah yang dapat dikembangkan untuk meningkatkan perekonomian daerah,” lanjutnya.
Tom menjelaskan, pameran ini mampu mencetak wirausahawan dan membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat.
Kemendag telah memfasilitasi sekitar 22 ribu UMKM dalam berbagai kegiatan dan salah satunya melalui PPN dan PPDN. Hasil membanggakan yang dicapai dengan ikut serta dalam pameran, antara lain 30% peserta pameran sukses menjalin kemitraan dengan ritel atau toko modern sebagai penyuplai tetap.
Bahkan alam kurun waktu sembilan tahun terakhir pelaksanaan PPN-PPDN telah diraih total transaksi Rp 14 miliar yang dihasilkan oleh 3.100 UMKM. Transaksi ritel UKM pada PPN-PPDN juga meningkat rata-rata 59% setiap tahun dengan pengunjung sebanyak 70-290 ribu orang selama empat hari pelaksanaan. “Langkah ini akan terus dilakukan guna menaikkan taraf pelaku UMKM yang sebelumnya berskala mikro, meningkat menjadi kecil, yang kecil kemudian menjadi kelas menengah hingga menjadi mandiri,” jelasnya.














