PPN-PPDN juga akan semakin memperkuat program-program peningkatan daya saing UMKM yang telah dilakukan Kemendag, antara lain seperti legalitas UMKM melalui kepemilikan Izin Usaha Mikro Kecil (IUMK) untuk memudahkan akses pembiayaan; fasilitasi peningkatan akses pasar dan promosi melalui kemitraan dengan ritel modern, forum dagang, promosi dagang online, dan partisipasi pameran dalam negeri; serta bantuan sarana usaha pedagang mikro kecil.
Tahun ini pameran diikuti sekitar 280 peserta UKM dari 34 provinsi, termasuk pelaku usaha binaan Dinas Perdagangan DKI Jakarta yang telah diseleksi, serta dari sejumlah kabupaten dan kota di Indonesia. PPN nasional yang tahun ini menginjak penyelenggaraan ke-10, diramaikan 133 stan yang menampilkan produk-produk dalam negeri berupa makanan minuman serta buah lokal yang segar, pangan olahan, kuliner khas nusantara, spa, kosmetik, jamu, serta produk kopi dan teh Nusantara.
Selama 2015, Ditjen PDN Kemendag telah melaksanakan secara sinergis/kolaborasi PPN-PPDN tingkat regional di 3 kota, yaitu Gorontalo (31 Mei-3 Juni), Surakarta (5-8 Agustus), dan Bukittinggi (10-13 September). Pelaksanaan Forum Dagang tahun ini di Surakarta dan Bukittinggi telah mencatat kontrak antar-UMKM sebesar Rp 192,5 miliar dengan komoditas beras, sapi, kopi, jahe gajah, pala, rumput laut, serta aneka macam buah dan sayur.














