Berdasarkan data Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah, hingga 2020, di Indonesia terdapat 127.124 koperasi yang aktif dengan jumlah anggota sebanyak 25.098.807 orang/pengusaha.
Dari keseluruhan koperasi tersebut, tercatat nilai aset usaha sebesar Rp221,99 triliun dengan volume usaha sebesar Rp174,03 triliun dan Sisa Hasil Usaha (SHU) sebesar Rp7,22 triliun.
Provinsi Jawa Timur merupakan daerah dengan jumlah koperasi aktif terbanyak dan volume usaha tertinggi di Indonesia, sementara koperasi di Jawa Tengah memiliki nilai aset terbesar.
Sedangkan, dalam mendukung bidang koperasi dan UMKM, Kementerian Perdagangan melaksanakan berbagai program serta kegiatan, yaitu pengembangan produk dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) pelaku usaha, akses pembiayaan, akses pemasaran, serta peningkatan penggunaan produk dalam negeri.
Adapun beberapa kegiatan yang diselenggarakan Kementerian Perdagangan diantaranya bimbingan teknis pengembangan usaha, fasilitasi sertifikasi halal, sosialisasi pemanfaatan Kredit Usaha Rakyat (KUR), promosi, digitalisasi UMKM, Gerakan Nasional BBI, dan UKM Pangan Award.
“Dengan dilaksanakannya kegiatan-kegiatan tersebut, diharapkan dapat mendorong berbagai produk potensial Indonesia dan para pelaku usaha untuk semakin berjaya, baik di dalam maupun di luar negeri,” pungkasnya.













