ADVERTISEMENT
Berita Moneter
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • HOME
  • BURSA
    • Hot News
    • Saham
    • Pasar Modal
  • KEUANGAN
    • Asuransi
    • Bank
    • Bank Syariah
    • Koperasi
    • Kurs
    • Kripto
  • MAKROEKONOMI
    • Energi
    • Perdagangan
    • Investasi
    • Industri
    • Pariwisata
    • Properti
    • i-Tech
    • Travel
  • NASIONAL
    • Politik
    • Hukum
    • Regional
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Budaya
    • Opini
  • OTOMOTIF
  • EQUIPMENT
  • LAINNYA
    • Interview
    • Olahraga
    • Profile
    • Celebrity
  • Login
  • HOME
  • BURSA
    • Hot News
    • Saham
    • Pasar Modal
  • KEUANGAN
    • Asuransi
    • Bank
    • Bank Syariah
    • Koperasi
    • Kurs
    • Kripto
  • MAKROEKONOMI
    • Energi
    • Perdagangan
    • Investasi
    • Industri
    • Pariwisata
    • Properti
    • i-Tech
    • Travel
  • NASIONAL
    • Politik
    • Hukum
    • Regional
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Budaya
    • Opini
  • OTOMOTIF
  • EQUIPMENT
  • LAINNYA
    • Interview
    • Olahraga
    • Profile
    • Celebrity
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Berita Moneter
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • HOME
  • BURSA
  • KEUANGAN
  • MAKROEKONOMI
  • NASIONAL
  • OTOMOTIF
  • EQUIPMENT
  • LAINNYA
Home Industri

Kemenperin Incar Ekspor Bumbu Masak USD 2 Miliar

gatti Reporter : gatti
17 Agu 2022, 3 : 03 PM
2.9k 221
0
Dukung Program ISUTW, Kemenperin Incar Ekspor Bumbu Masak USD 2 Miliar

Dukung Program ISUTW, Kemenperin Incar Ekspor Bumbu Masak USD 2 Miliar

3.2k
SHARES
6.3k
VIEWS
ADVERTISEMENT

JAKARTA-Indonesia memiliki beragam komoditas rempah dan produk olahan pangan khas dengan cita rasa yang otentik.

Sejak sebelum kemerdekaan, Indonesia terkenal dengan negara tropis bertanah subur dan tempat ideal tumbuhnya tanaman rempah.

Rempah dan bumbu masak Indonesia bahkan menjadi warisan budaya di dunia tata boga.

BacaJuga :

Produksi 2025 Lampaui Target, Pupuk Kaltim Siap Lanjutkan Tren Positif di 2026

Bawa Semangat ESG Dekat dengan Masyarakat, PNM Ubah Wajah Ekonomi Lokal

Scroll untuk lanjutkan membaca.

Demi mengangkat kembali ketenaran bumbu masak Indonesia di mata dunia, pemerintah melalui kerja sama berbagai kementerian dan lembaga, menyelenggarakan program Indonesia Spice Up The World (ISUTW) untuk mempromosikan kuliner Indonesia, serta mengangkat produk rempah dan bumbu masakan merek lokal Indonesia.

“Kementerian Perindustrian mendukung program ISUTW sebagai salah satu upaya promosi peningkatan pasar rempah dan bumbu masak Indonesia melalui pameran dalam negeri, marketplace lokal dan marketplace global,” kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita di Jakarta, Senin (15/8).

Menperin mengungkapkan, ISUTW merupakan program kolaboratif semua pemangku kepentingan dalam mengangkat popularitas kekayaan rempah dan bumbu masak Indonesia.

Program ini dilatarbelakangi oleh meredupnya ketenaran bumbu masakan Indonesia dibandingkan bumbu masakan oriental, Thailand, dan Vietnam.

Padahal, perhatian warga dunia terhadap cita rasa kuliner Indonesia terus meningkat.

Hal ini dibuktikan dengan banyaknya liputan media asing tentang keunggulan keragaman  dan kelezatan olahan pangan Indonesia.

“Saat ini terdapat 1.177 gerai restoran Indonesia di luar negeri, namun jumlah ini belum efektif mengangkat kembali popularitas rempah dan bumbu masak Indonesia. Melalui ISUTW ini, kami harap nilai ekspor rempah dan bumbu masak Indonesia bisa mencapai USD2 miliar dan akan ada sebanyak 4.000 restoran Indonesia di seluruh dunia pada tahun 2024,” ungkap Agus.

Program ISUTW telah dirancang sebagai strategi memperkenalkan produk rempah dan bumbu masak Indonesia di mancanegara, termasuk untuk mengembangkan jaringan restoran Indonesia di luar negeri.

“Inilah bentuk gastrodiplomasi Indonesia, melalui reaktivasi dan penambahan restoran Indonesia di mancanegara serta standardisasi cita rasa masakan Indonesia. Strategi lain yaitu dengan memanfaatkan jaringan restoran hotel di mancanegara untuk menyajikan kuliner Indonesia,” lanjut Agus.

Melalui ISUTW, Indonesia akan mengangkat lima makanan khas nasional, yaitu rendang, nasi goreng, sate, soto, dan gado-gado.

Sebab, kelima jenis makanan tersebut diakui sebagai the World’s 50 Best Foods oleh CNN Travel pada 2017-2021.

Selain itu, kuliner nusantara lain seperti hidangan laut juga turut dipromosikan.

Nantinya, ribuan restoran Indonesia di luar negeri akan menjadi etalase produk rempah dan bumbu masak bermerek lokal Indonesia.

Sementara di Indonesia, etalase mini didirikan di destinasi pariwisata super prioritas.

Produk rempah dan bumbu masak Indonesia juga ditawarkan melalui etalase digital (marketplace), yang terhubung dengan landing page ISUTW sebagai akselerasi perdagangan produk rempah dan bumbu masakan Indonesia.

“ISUTW juga dapat menjadi strategi peningkatan daya saing industri pengolahan rempah dan bumbu masak Indonesia melalui fasilitas kemudahan akses bahan baku, peningkatan teknologi, kompetensi sumber daya manusia (SDM) dan mutu produk,” papar Agus.

Pameran Adirasa Nusantara

Sejalan dengan kampanye program ISUTW, Kementerian Perindustrian memfasilitasi tiga industri kecil dan menengah (IKM) dengan komoditas bumbu dan masak Indonesia, untuk ikut serta dalam pameran Adirasa Nusantara yang digelar di Main Lobby & Plennary Room Jakarta Convention Center pada 10-14 Agustus 2022.

Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA) Kemenperin, Reni Yanita mengungkapkan, pameran skala nasional ini merupakan pameran produk pangan olahan dan kuliner khas Indonesia untuk mendongkrak potensi ekspor komoditas tersebut.

Adapun produk yang dipamerkan seperti makanan siap saji, produk pangan olahan, peralatan penunjang untuk rumah tangga, hotel dan restoran, produk tata saji, kerajinan dan interior, serta industri pengemasan makanan.

“Ditjen IKMA memboyong tiga IKM binaan ke Adirasa Nusantara, yaitu Rendang Uni Tutie dengan produk aneka rendang, CV Samara Micron Saleronell dengan produk keripik kentang yang dicampur dengan bumbu khas Indonesia, serta PT Sabana Barokah dengan produknya bumbu masak siap saji,” ungkap Reni.

Ketiga IKM tersebut merupakan industri pilihan jebolan Indonesia Food Inovation 2020 dan 2021, yang telah melalui beragam kurasi dan pendampingan dari Ditjen IKMA.

CV Samara Micron Seleronell merupakan IKM asal Bandung yang sejak 2018 memproduksi keripik kentang dengan ciri khas kombinasi bumbu non-MSG.

Keripik Kentang buatan CV Samara Micron Seleronell telah mengantongi sertifikasi halal dan HACCP.

Selain produk keripik kentang, CV Samara Micron Seleronell juga memproduksi produk rempah dan bumbu masak Indonesia siap saji, seperti bumbu rendang, bumbu kuah bakso, bumbu rawon, bumbu empal gentong, bumbu laksa, hingga bumbu opor dan bumbu masakan seblak.

Sementara itu, rendang Uni Tutie diproduksi di Depok dengan variasi produk berupa aneka rendang siap saji, di antaranya rendang daging, rendang sapi kalio, rendang kacang merah (vegan), hingga rendang jengkol.

Uni Tutie juga menyediakan bumbu atau pasta rendang yang dapat dimasak tanpa tambahan santan.

Produk Uni Tutie cocok dibawa saat perjalanan seperti liburan dan haji/umrah, dan telah mengantongi sertifikasi halal, BPOM (MD) dan HACCP.

Sedangkan PT Sabana Barokah didirikan pada 2019 dan kini telah memproduksi 14 varian bumbu siap saji, terutama khas masakan Minang, Sumatera Barat.

Ragam bumbu Saba yaitu seperti opor, kari ayam, kari ikan padang, ayam bakar padang, dan fried chicken.

“Pengembangan sentra olahan rempah dan bumbu nusantara memang menjadi salah satu program prioritas dalam mendukung Indonesia Spice Up The World yang dicanangkan sejak 2021,” kata Reni.

Untuk itu, Ditjen IKMA terus melakukan peningkatan nilai tambah komoditas rempah di sentra penghasil, salah satunya melalui revitalisasi sentra dengan Dana Alokasi Khusus.

Selain itu, Ditjen IKMA, Kemenperin berupaya meningkatkan sistem keamanan pangan melalui bimbingan, pendampingan dan sertifikasi HACCP untuk meningkatkan daya saing.

Ada pula peningkatan teknologi dan kapasitas produksi melalui program restrukturisasi mesin dan peralatan, peningkatan kualitas keamanan produk IKM melalui fasilitasi desain merek dan kemasan di Klinik Desain Merek Kemas Ditjen IKMA.

“Tahun ini, Ditjen IKMA melaksanakan kegiatan pembinaan bumbu dan rempah dilakukan di Kab. Lampung Timur  dengan komoditi olahan lada hitam, Kab. Garut dengan komoditi olahan cabai (cabai kering, abon cabai, minyak cabai, dan saos cabai) dan Kab. Poso dengan komoditi cabai, dan saos cabai). Sedangkan melalui pengembangan sentra melalui Dana Alokasi Khusus dilakukan di Kab. Sambas dan Kab. Bangka dengan komoditi lada,” kata Reni.

Tak hanya itu, promosi peningkatan pasar melalui pameran, marketplace lokal dan global juga terus digencarkan agar produk rempah dan bumbu masak Indonesia secara konsisten dapat hadir di pasar global.

“Mari kita belanja bumbu dan masak Indonesia di Pameran Adirasa Nusantara di Jakarta Convention Center, dan turut promosikan kekayaan rempah, bumbu, dan menu Nusantara dengan tagar #ISUTW #Indonesia SpiceUpTheWorld,” ucap Reni.

Tags: Bumbu Masakcita rasa kuliner IndonesiaEkspor Bumbu MasakPameran Adirasa Nusantararendang dagingrendang kacang merahrendang sapi kalio
Share1290Tweet806SendSharePin290Share226
Berita Sebelumnya

Tips Meraih Kemerdekaan Finansial Bagi Milenial

Berita Selanjutnya

Perusahaan Keramik Saniter AS Investasi Rp 14,5 Triliun

Berita Terkait

Habiskan Dana US$10 Juta, Archi Indonesia (ARCI) Eksplorasi Tambang Emas di Sulawesi Utara
Industri

Habiskan Dana US$10 Juta, Archi Indonesia (ARCI) Eksplorasi Tambang Emas di Sulawesi Utara

14 Jan 2026, 9 : 56 AM
Chandra Asri Group Tunjuk OCBC Jadi Advisory Bank dan MLAB Atas Pinjaman USD600 Juta
Industri

Menjaga Keandalan Pabrik, Chandra Asri Pacific (TPIA) Laksanakan Pemeliharaan Terjadwal

12 Jan 2026, 8 : 27 PM
Pupuk Kaltim Segera Bangun Pabrik Soda Ash Pertama di Indonesia
Industri

Produksi 2025 Lampaui Target, Pupuk Kaltim Siap Lanjutkan Tren Positif di 2026

5 Jan 2026, 6 : 22 PM
Bawa Semangat ESG Dekat dengan Masyarakat, PNM Ubah Wajah Ekonomi Lokal
Industri

Bawa Semangat ESG Dekat dengan Masyarakat, PNM Ubah Wajah Ekonomi Lokal

31 Des 2025, 5 : 37 PM
KiriminAja Rayakan Lima Tahun Perjalanan, Perkuat Langkah Menuju Logistik Terintegrasi
I-Tech

KiriminAja Rayakan Lima Tahun Perjalanan, Perkuat Langkah Menuju Logistik Terintegrasi

29 Des 2025, 6 : 20 AM
Anggota Komisi VI DPR RI Nasim Khan/Foto: DPR
Industri

Soal Wacana Merger BUMN, DPR Tekankan Kebijakan ‘No Layoff Policy’

23 Des 2025, 9 : 37 AM
Berita Selanjutnya
Perusahaan Keramik Saniter AS Investasi Rp 14,5 Triliun

Perusahaan Keramik Saniter AS Investasi Rp 14,5 Triliun

Tren Surplus Neraca Perdagangan Berlanjut, Mendag Optimis Geliat Ekonomi Nasional Makin Positif

Tren Surplus Neraca Perdagangan Berlanjut, Mendag Optimis Geliat Ekonomi Nasional Makin Positif

Intan Fauzi: PUAN AMANAT Dukung Kerja Politik Nyata Ketum Zulhas dan PAN

Intan Fauzi: PUAN AMANAT Dukung Kerja Politik Nyata Ketum Zulhas dan PAN

Berita Populer

  • DNIKS Minta Presiden Prabowo Prioritaskan Program Kesejahteraan Sosial Pada 2026

    DNIKS Minta Presiden Prabowo Prioritaskan Program Kesejahteraan Sosial Pada 2026

    3268 shares
    Share 1307 Tweet 817
  • Atlantis Subsea Indonesia (ATLA) Raih Kontrak Proyek Inspeksi Pipa Gas Bawah Laut Rp16 Miliar

    3257 shares
    Share 1303 Tweet 814
  • Tambah Investasi, Bos SOLA Serok 250.000 Saham Perseroan di Harga Rp121 per Unit

    3251 shares
    Share 1300 Tweet 813
  • Karya Permata Inovasi Indonesia Divestasi 8,07% Saham Diamond Citra (DADA) Senilai Rp40,2 Miliar

    3249 shares
    Share 1300 Tweet 812
  • Luncurkan GMA Affiliate Mega Pro, Gus Choi: Bisnis Gotong Royong Untuk Mencapai Kesejahteraan

    3432 shares
    Share 1373 Tweet 858

Opini

RMK Energy Capai Kinerja Operasional Tertinggi Tahun 2024

RUPSLB RMK Energy (RMKE) Angkat Edwin Tedjasukmana Sebagai Direktur Baru

15 Jan 2026, 7 : 55 PM
United Tractors Bagi Dividen Interim Rp567 per Saham pada 24 Oktober 2025

Sejak 14 Januari 2026, United Tractors (UNTR) Hentikan Buyback Saham di BEI

15 Jan 2026, 7 : 27 PM
AALI Siap Bagikan Sisa Dividen ke Investor Publik Senilai Rp 64,51 Miliar

SGP Kembali Divestasi 1,69% Saham Muti Garam Utama (FOLK) Senilai Rp5,33 Miliar

15 Jan 2026, 7 : 19 PM
PT Vale Raih Laba USD 10,0 Juta

RKAB 2026 Disetujui, Vale Indonesia (INCO) Tancap Gas Kejar Ketertinggalan Operasional

15 Jan 2026, 7 : 08 PM
IHSG Anjlok 2,88% di Semester I 2024

IHSG Ukir Rekor Baru di 9.075,406, Naik 0,47% Terinspirasi Saham BBCA, BBRI, BMRI, BBNI dan DEWA

15 Jan 2026, 6 : 59 PM
Suar News
Facebook Twitter Instagram TikTok Telegram
Berita Moneter

BERITAMONETER.COM menjadi portal berita yang paling terdepan hadir diruang kerja anda dengan menyuguhkan berita akurat yang sangat diperlukan bagi para pengambil kebijakan.
© 2024 - ALL RIGHTS RESERVED.

REDAKSI KAMI

Ruko Vinewood Residence 2, Jl. Moch. Kahfi II, RT.9/RW.5, Srengseng Sawah, Kec. Jagakarsa, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12640

TENTANG KAMI

  • About
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • IKLAN Advertorial
  • REDAKSI
  • indeks
  • Feed

© 2024 Berita Moneter - Berita Tentang Moneter Terlengkap Dan Terkini BeritaMoneter.Com.

Selamat Datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Lupa Kata Sandi?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • HOME
  • BURSA
    • Hot News
    • Saham
    • Pasar Modal
  • KEUANGAN
    • Asuransi
    • Bank
    • Bank Syariah
    • Koperasi
    • Kurs
    • Kripto
  • MAKROEKONOMI
    • Energi
    • Perdagangan
    • Investasi
    • Industri
    • Pariwisata
    • Properti
    • i-Tech
    • Travel
  • NASIONAL
    • Politik
    • Hukum
    • Regional
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Budaya
    • Opini
  • OTOMOTIF
  • EQUIPMENT
  • LAINNYA
    • Interview
    • Olahraga
    • Profile
    • Celebrity

© 2024 Berita Moneter - Berita Tentang Moneter Terlengkap Dan Terkini BeritaMoneter.Com.