Dia mengatakan prospek pertumbuhan Industri TPT semakin baik pada masa mendatang dikarenakan permintaan pasar di dalam negeri yang terus meningkat serta meningkatnya konsumsi dunia.
Pangsa pasar industri tekstil Indonesia saat ini hanya 2 % dari pasar tekstil dunia, sehingga peluang untuk memperluas pasar industri tekstil di pasar dunia masih sangat besar.
Peluang pasar ekspor tersebut terbuka bagi Industri TPT yang mampu menghasilkan produk dengan kualitas tinggi, desain yang up to date dan kemampuan pasok (lead time) yang cepat.
Nilai rata-rata ekspor TPT Indonesia terus meningkat sekalipun dari segi volume ekspor menurun. Hal ini menunjukkan bahwa produk TPT Indonesia terus mengalami peningkatan kualitas, yang pada akhirnya Indonesia bukan lagi sebagai produsen produk TPT low end product tetapi lebih ke high end product.
Kemenperin katanya telah melakukan beberapa upaya dalam pengembangan industri TPT hulu maupun hilir.
Upaya yang telah dilakukan adalah Program Restrukturisasi Permesinan Industri Tekstil dan Produk Tekstil yang telah berjalan sejak tahun 2007.
Program tersebut menjadi kebijakan prioritas Kementerian Perindustrian dengan memberikan potongan harga dan subsidi bunga bagi perusahaan TPT yang akan melakukan peremajaan mesin dan peralatannya.















