Adapun total liabilitas hingga akhir Kuartal III-2024 sebesar Rp13,86 triliun atau bisa ditekan 4,35 persen (year-to-date).
Sementara itu, total aset hingga akhir September 2024 tercatat Rp24,11 triliun atau meningkat tipis 0,5 persen (y-t-d), dengan jumlah kas dan setara kas senilai Rp1,5 triliun atau melorot 13,79 persen dibandingkan dengan jumlah kas dan setara kas pada 31 Desember 2023 yang sebesar Rp1,74 triliun.
Jika mengacu pada cash flow BFI Finance untuk periode Januari-September 2024, penurunan kas tersebut terutama dipengaruhi oleh adanya arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas pendanaan sebesar Rp832,32 miliar.
Padahal di periode yang sama 2023, BFIN bisa mencatatkan arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas pendanaan sebesar Rp1,45 triliun.
Perlu diketahui, pada periode Januari-September 2024, BFIN melakukan pembayaran pinjaman hingga sebesar Rp6,29 triliun, selain itu perseroan juga memutuskan untuk melakukan pelunasan pokok surat berharga sebesar Rp2,39 triliun.















