JAKARTA,BERITAMONETER.COM – PT Daaz Bara Lestari Tbk (DAAZ) selama sembilan bulan pertama tahun ini, hanya membukukan laba bersih Rp184,4 miliar atau anjlok 38,46 persen (year-on-year), padahal pendapatan tercatat melambung 40,06 persen.
Berdasarkan laporan keuangan DAAZ untuk periode berakhir 30 September 2025 yang dikutip Selasa (4/11), perusahaan milik PT Daaz Nusantara Abadi ini mencatatkan pendapatan Rp9,86 triliun atau melambung 40,06 persen dibandingkan dengan periode yang sama di 2024 senilai Rp7,04 triliun.
Sayangnya, beban pokok pendapatan yang dicatatkan DAAZdi 9M25 terpantau meningkat 45,14 persen (y-o-y) menjadi Rp9,26 triliun.
Dengan demikian, laba bruto di periode Januari-September 2025 menjadi Rp599,3 miliar atau merosot 10,09 persen dibandingkan periode yang sama di 2024 sebesar Rp666,53 miliar.
Dalam tiga bulan pertama 2025, DAAZ membukukan laba sebelum pajak senilai Rp312,86 miliar atau melorot 33,32 persen (y-o-y).
Hal ini terutama disebabkan oleh lonjakan beban usaha sebesar 46,52 persen (y-o-y) menjadi Rp127,34 miliar dan ditambah lagi dengan beban keuangan yang membengkak 77,02 persen (y-o-y) menjadi Rp149,05 miliar.
Dengan adanya beban pajak per Kuartal III-2025 yang sebesar Rp35,74 miliar, maka laba periode berjalan yang dicatatkan DAAZ menjadi Rp277,12 miliar atau tersungkur 30,4 persen (y-o-y).














