Jumlah aset ini mengukuhkan posisi PermataBank Syariah sebagai Unit Usaha Syariah terbesar di industri Perbankan Syariah Indonesia pada Kuartal III
2013 ini.
Basis pendanaan kian beragam dan terus tumbuh secara berkelanjutan. Dana pihak ketiga meningkat hingga 82% yoy menjadi Rp. 11,7 triliun. Tabungan
dan Giro membukukan kenaikan yang tajam masing-masing sebesar 38% dan 80% menjadi Rp. 4,2 triliun dan Rp 694 miliar. Deposito juga meningkat 128%
yoy menjadi Rp. 6,8 triliun di akhir September 2013. Dengan demikian komposisi dana murah (CASA) mencapai 42% dari total simpanan dana
masyarakat di PermataBank Syariah.
Pertumbuhan dana pihak ketiga yang lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan kredit berdampak pada rasio Financing-to-Deposit Ratio (FDR) yang mencapai
98% pada kuartal III 2013 dibandingkan 92% ditahun sebelumnya.














