JAKARTA – PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (WOMF) selama tiga bulan pertama tahun ini, membukukan laba tahun berjalan Rp62,81 miliar atau meningkat tipis 0,24% (year-on-year), meskipun total pendapatan melonjak 15,09 persen.
Berdasarkan laporan keuangan WOMF untuk periode 31 Maret 2024 yang dikutip Jumat (17/5), total pendapatan WOM Finance tercatat Rp539,6 miliar atau melonjak 15,09 persen dibandingkan dengan periode yang sama di 2023 senilai Rp468,85 miliar.
Sayangnya, total beban yang dicatatkan WOMF di Kuartal I-2024 membengkak 16,74 persen (y-o-y) menjadi Rp453,31 miliar, terutama disebabkan oleh pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai (CKPN) yang melambung 97,61 persen (y-o-y) menjadi Rp112,28 miliar.
Sementara itu, laba sebelum pajak penghasilan untuk periode yang berakhir 31 Maret 2024 tercatat sebesar Rp85,7 miliar atau mengalami kenaikan 7,02 persen dibandingkan dengan periode yang sama di 2023 senilai Rp80,08 miliar.
Dengan adanya beban pajak penghasilan di Kuartal I-2024 yang sebesar Rp22,89 miliar, maka laba tahun berjalan yang dibukukan WOMF menjadi Rp62,81 miliar atau hanya meningkat tipis 0,24 persen dibanding pada Kuartal I-2023 yang senilai Rp62,66 miliar.
Per 31 Maret 2024, perusahaan yang dikendalikan oleh PT Bank Maybank Indonesia Tbk (BNII) ini mencatatkan ekuitas Rp1,69 triliun atau menurun 0,59 persen (year-to-date).












