“Dengan demikian tercatat sejak Mei 2020 hingga Agustus 2025 kita telah mencatatkan surplus neraca perdagangan selama 6 bulan berturut-turut,” katanya.
Kementerian Perdagangan menargetkan capaian transaksi dagang pada TEI 2025 sebesar 16,5 miliar dolar AS atau senilai Rp273,5 triliun selama penyelenggaraan, yakni pada 15-19 Oktober 2025.
Target tersebut naik 10 persen dari penyelenggaraan pemeran tahun sebelumnya.
“Pameran ini akan menjembatani pertemuan buyer internasional dari berbagai manca negara dengan para produsen dan eksportir dalam negeri, mulai dari eksportir pemula hingga eksportir besar dan berpengalaman,” katanya menambahkan.
TEI 2024 disebutkan berhasil mencatatkan realisasi keseluruhan transaksi sebesar 22,73 miliar dolar AS atau senilai Rp370,88 triliun.














