JAKARTA-Setiap tahun, Komunitas Kangen Chrisye (#K2C) punya tradisi memperingati hari wafat Chrisye yang jatuh pada 30 Maret.
“Biasanya, kami bikin acara kecil. Ada pengajian bersama anak yatim, kumpul bersama kerabat keluarga Chrisye sambil berdoa, mengenang dan juga menyanyikan lagu-lagu yang pernah dipopulerkan Chrisye,” ujar Ferry Mursyidan Baldan, Penggagas #K2C dalam rekaman video yang dikirim ke redaksi (31/03/2020).
Untuk peringatan wafat Chrisye tahun ini, #K2C sebenarnya sudah menyusun sebuah diskusi bersama musisi Erwin Gutawa. Acara akan diselenggarakan di sebuah café, di Jakarta Selatan. “Kami juga sudah menginformasikan kegiatan ini kepada Pasha, putra dari almarhum Chrisye,” turur Ferry lagi.
#K2C pun bahkan sudah berkunjung ke Erwin Gutawa untuk menyampaikan ide ini, dan Erwin setuju menjadi narasumber diskusi, dengan tema “perjalanan karier Chrisye yang terus berlanjut, meskipun 13 tahun ia telah wafat”.
“Tetapi, acara terpaksa kami batalkan karena adanya pandemi Corona, sekaligus mengikuti anjuran pemerintah untuk tidak melakukan kegiatan yang membuat berkumpulnya orang banyak,” ujar Ferry lagi.
Namun, larangan berkumpul tadi, tidak membuat surut niat #K2C untuk memperingati kepergian Chrisye.














