Tak hanya vaksin, ujar Retno, tawaran dukungan dalam penanganan pandemi juga telah diterima Indonesia dari sejumlah negara sahabat.
“Dapat saya sampaikan juga, berbagai tawaran dukungan telah kita terima dari negara sahabat lain, yaitu dalam bentuk ventilator, oxygen concentrators, obat-obatan, dan peralatan medis lainnya,” ujarnya.
Sebelumnya, Indonesia telah menerima dukungan kerja sama dari Pemerintah Singapura berupa ventilator, tabung oksigen kosong kapasitas 50 liter, serta masker, sarung tangan, alat pelindung diri (APD), tutup kepala, dan alat kesehatan lainnya.
Selain itu telah diterima juga dukungan kerja sama dari Australia berupa 1.000 ventilator.
“Dukungan dari Singapura melalui jalur laut juga telah berangkat dari Singapura dan menurut rencana akan tiba di Pelabuhan Tanjung Priok tanggal 14 Juli yang akan datang, yang antara lain berisi oxygen concentrators dan oxygen cylinders,” ujar Menlu.
Retno pun menyampaikan apresiasinya atas dukungan yang telah diberikan oleh negara-negara sahabat tersebut.
“Solidaritas, kolaborasi, dan kerja sama adalah kunci agar dunia dapat segera lepas dari pandemi ini secara bersama. No one is safe until everyone is,” tuturnya.
Pada kesempatan yang sama, Duta Besar (Dubes) AS untuk Indonesia Sung Yong Kim juga menyampaikan bahwa dukungan melalui mekanisme doses-sharing ini merupakan upaya bersama negaranya dan Indonesia untuk melawan pandemi COVID-19.














