KIK yang berlokasi di Kecamatan Kaliwungu dan Brangsong, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah ini memiliki total luas lahan sebesar 996,4 ha dengan berbagai fasiltas pendukungnya.
Di sekitar kawasan telah terintegrasi dengan pelabuhan kapal dan stasiun kereta api sehingga proses pengiriman dan penerimaan barang menjadi lebih cepat.
Direktur KIK Hyanto Wihadhi mengatakan, kawasan industri ini akan dipadukan dengan pembangunan perumahan, smart industrial zone, dan fashion city.
“Hingga saat ini, sebanyak 16 perusahaan yang telah masuk di KIK dengan total nilai investasi Rp 3,2 triliun, sebanyak 22 ha luas lahan yang terjual dan akan menyerap tenaga kerja mencapai 3.000 orang. Investor tersebut berasal dari Indonesia, Singapura, Belanda, dan Jepang dengan berbagai sektor industri seperti furnitur, makanan, dan baja,” tuturnya.
Perusahaan-perusahaan tersebut antara lain PT. Tat Wai Industries, PT. APP Timber, PT. Praya, PT. Ganda Sugih Arthaboga, dan Steel Fabricator Company.
Target investor sektor lainnya, yakni industri elektronika, otomotif, dan kimia dasar.














