Menperin meyakini pembangunan kawasan terpadu tersebut dapat terselesaikan dengan baik, karena PT. Jababeka sebagai pelopor pembangunan kawasan industri di Cikarang sejak tahun 1989 ini selalu menciptakan inovasi-inovasi yang kreatif dan terdepan dalam mengembangkan kawasan industri. “Saat ini terdapat lebih dari 1700 perusahaan multinasional dari 30 negara yang beroperasi di Kawasan Industri Jababeka. Hal ini jelas membuktikan bagaimana keseriusan dan komitmen yang tinggi serta profesionalisme dari Direksi PT. Jababeka dalam mengembangkan bisnisnya,” paparnya.
Untuk itu, Menperin berharap kepada PT. Jababeka dan pengembang kawasan industri lainnya agar dapat terus berperan dalam proyek pembangunan kawasan industri baru khususnya di luar Jawa. “Saat ini pemerintah akan bekerja keras untuk terus mendorong upaya pembangunan kawasan-kawasan industri baru terutama di luar Jawa,” tegasnya.
Sekedar catatab, kemajuan sektor industri tentunya harus didukung dengan penyediaan lokasi industri yang dilengkapi dengan berbagai fasilitas infrastruktur pendukung industri, sehingga mampu menjadikan industri memiliki daya saing. Untuk itu, penyediaan kawasan-kawasan industri menjadi salah satu prioritas dalam program pembangunan industri nasional ke depan.















