Momen ini menjadi pengingat bahwa nilai spiritual harus berjalan seiring dengan kepedulian dan keberpihakan kepada mereka yang membutuhkan perhatian lebih.
Direktur Utama PNM Arief Mulyadi menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kunjungan serta dukungan Menteri Agama.
Ia berharap ke depan semakin banyak kerja sama yang dapat terjalin, khususnya dalam penyaluran dana sosial yang menjadi salah satu fokus Kementerian Agama, untuk mendukung nasabah PNM Mekaar yang berasal dari keluarga prasejahtera.
Sejalan dengan pesan tersebut, Arief menegaskan komitmen PNM untuk terus memperkuat ekosistem bisnis yang sesuai dengan prinsip syariah.
Saat ini, sekitar 73 persen penyaluran pembiayaan PNM berbasis syariah, dengan lebih dari 80 persen sumber pendanaan berasal dari sukuk dan obligasi yang didukung oleh 46 bank di Indonesia.
“Visi Menteri Agama dalam mengoptimalkan pemanfaatan dana sosial, termasuk zakat dan wakaf, mudah-mudahan memiliki potensi untuk dimanfaatkan bagi nasabah PNM. Secara praktis, 16 juta nasabah aktif yang kami biayai saat ini merupakan kelompok mustadhafin,” jelas Arief.
Kunjungan Menteri Agama ini menjadi momentum reflektif bagi Keluarga Besar PNM untuk terus meneguhkan optimisme dan menjalankan peran sesuai dengan ajaran agama.












