JAKARTA – PT Mitra Investindo Tbk (MITI) melaporkan bahwa anak usaha tidak langsung perseroan, PT Kendawangan Berkah Kersik (KBK) telah memperoleh Izin Usaha Pertambangan (IUP) Tahap Eksplorasi pasir kuarsa alias pasir silika.
Menurut Presiden Direktur MITI, Andreas Tjahjadi dalam siaran pers yang dikutip Kamis (30/1), anak usaha perseroan, yakni PT Nusantara Bina Silika melalui anak usahanya, KBK telah mendapakan IUP Tahap Eksplorasi untuk Mineral Bukan Logam Jenis Tertentu (pasir kuarsa).
“IUP Eksplorasi yang kami peroleh melalui KBK lebih dari 2.000 hektar, menandai awal dari jejak langkah kami di bidang pertambangan pasir silika, selain industri total logistik yang menjadi bagian integral dari portofolio kami selama puluhan tahun,” ujar Andreas.
Dia menegaskan, perolehan IUP tersebut juga bagian dari upaya mendukung pemerintah dalam melakukan hilirisasi silika, sejalan dengan penciptaan kemandirian industri photovoltaic (PV) module dan semikonduktor di dalam negeri.
Andreas, menambahkan KBK menargetkan pada akhir 2026 sudah bisa memulai produksi, sehingga akan mendukung pertumbuhan berkelanjutan MITI.
Perlu diketahui, pada IUP Tahap Eksplorasi itu perseroan akan melakukan kegiatan penyelidikan umum, eksplorasi dan studi kelayakan untuk mendapatkan IUP Operasi Produksi.














