Juga disebutkan, maskapai tersebut akan menerbitkan obligasi berkelanjutan sebesar Rp 4 triliun (sebelumnya ditulis Rp 7 triliun). Untuk tahap awal, obligasi yang akan diterbitkan sebesar Rp 2 triliun. Dari jumlah itu, sebesar Rp 400 miliar digunakan untuk modal kerja perseroan.
Untuk penerbitan surat utang tersebut akan dibantu oleh PT Bahana Securities dan PT Mandiri Sekuritas. Garuda belakangan ini cukup agresif dalam mengembangkan bisnis, dan maskapai pelat merah ini terus menambah armada pesawatnya. **can














